Bismillah,
( Tiba-2 ingin menulis, sekedar corat-coret uneg-2 yg ga' penting-2 amat )
Soo, ... let's chekitdot !!
Topeng, ,,, !!
Yahh, bermula saat browsing dn melihat gambar topeng, maka dlm pikiran saya yg terlintas kemudian adalah manusia dan topeng, diakui atau tidak demi membentuk bayangan sebuah karakter yg sempurna atau demi menutupi satu hal yg kita anggap tidak sempurna atau tdk sesuai dgn apa yg kita inginkan, terutama saat kita menghadapi situasi yg tidak menyenangkan, kadang kita memilih untuk memakai topeng, entah dgn cara berbohong, atau dgn cara tdk menceritakan permasalahan yg sebenarnya / menyembunyikan sesuatu dr org lain, atau bahkan mencoba menampilkan pencitraan diri yg sempurna yg sesuai dgn apa yg kita bayangkan dan inginkan, meskipun tohh mungkin itu tdk sesuai dengan nurani dan kenyataan yg sebenarnya, kita merasa lebih nyaman memakai topeng yg menunjukkan betapa baik, sempurna dan begitu mengagumkannya kita, namun ada sebagian org yg justru sebaliknya, berusaha menutupi kelebihan mereka dgn memakai topeng yg lebih sederhana sekedar mencari kenyamanan atau menghindar dr sorotan org lain, semua tergantung pd pribadi masing-2.
Saya contohkan spt tokoh "Pahlawan bertopeng" yg menjadi favorit tokoh kartun Sinchan, atau si Diego yg lebih kita kenal dlm cerita fiksi " The Mark of Zorro ", atau tokoh Ninja / shinobi dlm bnyk film-2 ala negeri sakura.
Sebenarnya benang merah dr ketiga tokoh tersebut adalah bagaimana selama ini kita sering melakukan hal seperti apa yg ketiga karakter tersebut lakukan, dlm artian kadang kita berusaha menutupi wajah kita, tingkah laku, perbuatan atau sifat kita dr org lain, entah karena alasan, peristiwa, pilihan hidup atau bahkan karena kehendak kita sendiri. Ada sesuatu yg kita takuti sampai-2 kita tidak bisa jujur sepenuhnya, hingga kita merasa perlu untuk membangun benteng pertahanan yg akan menyulitkan org lain untuk mengenal kita lebih dekat lagi, tapi terlepas dr semua celoteh saya di atas itu, ... " hak ' kita untuk memakai topeng yg kadang berbeda-2 dlm satu waktu atau dlm komunitas yg berbeda. Skali lagi, ... itu " hak " kita.
Karenanya tidak mudah bagi kita sebenarnya untuk menilai "wajah asli" atau karakter org lain, bahkan pada teman terdekat kita, keluarga kita atau pasangan hidup kita sekalipun, percayalah ... :), dan saya malah cenderung merasa yakin jika kita sendiripun terkadang sebenarnya tidak begitu tau dan mengenal seperti apa "wajah asli kita", kita sibuk berargumen, berceloteh sana sini, tapi kita lupa berkaca pada diri sendiri, kita sibuk melihat, menilai bahkan berkomentar sarkastis ketika merasa org lain mengenakan topeng mereka, tapi kita lupa, apakah kita sendiri telah benar-2 menanggalkan topeng yg saat itu mungkin tengah kita kenakan dgn lekat ke wajah kita, hmm ... benarkah seperti itu, atau jangan-2 ... saya sendiri malah yg sprti itu ... wahh ... sepertinya memang iya, waduhh,
Hal tersulit untuk kita lakukan kadang ketika kita dituntut untuk menampakkan "wajah asli" kita seraya berkata pada dunia " inilah saya " beginilah saya " atau " seperti inilah saya ",
tapi bisakah ??
entahlah, ...
